TRIBUNKALTIM.co.id - Ajax Amsterdam harus angkat kopor dari ajang Liga Europa setelah kalah agregat 1-6 dari Salzburg, klub dari Austria.
Setelah secara mengagetkan kalah 0-3 di kandang sendiri, Ajax hanya mampu mencetak sebiji gol di leg kedua 32 besar Liga Europa.
Tragis, tim sekelas Ajax kalah agregat hingga 1-6. Padahal, Ajax masuk ke Liga Europa sebagai tim lemparan dari Liga Champions bersama Juventus dkk.
Sementara Juventus dengan gagah berani tampil full team dengan mengalahkan tim asal Turki, Trabzonspor dengan agregat 4-0. Ajax saat ini menyandang status juara Liga Belanda Eredivisie.
Pelatih Ajax Frank de Boer gagal mengangkat moril pemainnya setelah kekalahan mengagetkan pada leg pertama. Ia mempertahankan formasi pada leg pertama. Ia mengakui bahwa faktor non-teknis menjadi kendala tim.
Hingga babak pertama, kedudukan masih bertahan 0-0. Ini menjadi bukti bahwa De Boer tidak mau ambil risiko memperkuat barisan penyerangan guna mengejar kemenangan telak. Ia tetap ambil formasi standar.
Salzburg membuka gol menit ke-56 lewat gol bunuh diri pemain Ajax Van der Hoorn. Dua gol lagi dilesakkan menit ke-66 dan menit ke-77. Ajax baru bisa mencetak satu gol menit ke-82 lewat tendangan Davy Klaassen dari jarak 17 meter.
Anda sedang membaca artikel tentang
Ajax Amsterdam Harus Tinggalkan Liga Europa
Dengan url
http://beritakaltime.blogspot.com/2014/03/ajax-amsterdam-harus-tinggalkan-liga.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Ajax Amsterdam Harus Tinggalkan Liga Europa
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Ajax Amsterdam Harus Tinggalkan Liga Europa
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar