Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mahfud MD: Putusan Pilkada Jatim Aneh

Written By Unknown on Minggu, 02 Maret 2014 | 12.16

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai putusan MK terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur aneh.

Putusan sengketa Pilkada Jatim tak mempertimbangkan bukti-bukti yang diajukan pihak pemohon, yaitu calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja."Kasus Jatim itu yang aneh dan sudah saya kirim surat. Di situ ternyata dalil-dalil dan bukti-bukti yang diajukan oleh Khofifah di putusan tidak dipertimbangkan sama sekali," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan, saat menjadi hakim konstitusi, ia selalu mempertimbangkan dalil-dalil dan bukti-bukti dari pemohon. Dalil-dalil dan bukti-bukti itu disebutkan statusnya apakah benar dan ditolak, salah dan ditolak, atau benar tetapi tidak terkait dengan pemilu.

"Tapi ini enggak muncul sama sekali, dan itu sudah saya tanyakan secara langsung di dalam sidang Majelis Etik kepada semua tim, kedua hakim dan kepada paniteranya. Mengapa Anda memutus seperti ini?" kata Mahfud.

Meski demikian, ia menilai putusan MK tetap sah. Sesuai undang-undang, putusan MK bersifat final dan mengikat.

Pernyataan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang menyebut kemenangan Pilgub Jatim sebenarnya milik pasangan Khofifah Indar Parawansah-Herman Suryadi Sumawiredja, dipastikan tidak akan mengubah keputusan MK yang memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Menurut pakar hukum Tata Negara Universitas 17 Agustus Surabaya, Dr Soetanto Soephiady, pernyataan tersebut bukanlah novum atau bukti baru yang dapat mengubah keputusan MK. "Karena keputusan MK sifatnya tetap dan mengikat," katanya.

Otto Hasibuan, sebelum mundur dari penasihat hukum mantan Ketua MK Akil Mochtar, mengatakan, Akil ikut membuat putusan sengketa hasil Pemilihan Gubernur Jawa Timur. MK memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah).

Menurut Otto, Akil merasa heran karena putusan MK pada 7 Oktober 2013 lalu berubah menjadi memenangkan pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa).

Otto menjelaskan, putusan itu sudah dibuat dalam rapat pleno pada tanggal 2 Oktober 2013 pukul 18.00 atau sebelum Akil tertangkap tangan menerima suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada malam harinya.

Namun Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva membantah ada kecurangan dalam putusan uji materi (judicial review) Pilkada Jawa Timur. Menurut Hamdan, rapat yang dilakukan Akil pada 2 Oktober 2013 tersebut hanyalah rapat panel yang dihadiri tiga hakim, bukan rapat pleno yang dihadiri semua hakim.

Rapat pleno baru dilaksanakan keesokan harinya, yakni pada tanggal 3 Oktober 2013. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh hakim konstitusi, kecuali Akil yang telah ditangkap oleh KPK.


12.16 | 0 komentar | Read More

Timnas U-23 Harus Menang Lawan Malaysia

SLEMAN - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo berharap Timnas U-23 mampu meraih kemenangan ketika bertemu Timnas U-23 Malaysia di stadion Maguwoharjo, Sleman, 5 Maret 2014 mendatang. "Berapa pun skornya, kemenangan harus diraih. Terlebih timnas bertanding di hadapan pendukung sendiri," ujar Roy, Sabtu (01/03/2014).

Roy mengungkapkan, meski diharapkan mampu meraih kemenangan atas Timnas U-23 Malaysia, tetapi para pemain tetap harus menjaga dan mengutamakan sportivitas. Selain pemain, suporter yang datang ke stadion juga diharapkan mampu menunjukan sportivitas yang kreatif dan menarik.

Jangan sampai suporter melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Seperti menyalakan mercon, kembang api, melempar tisu ke tengah lapangan atau melempari pemain lawan.

"Penonton juga harus sportif dan mematuhi aturan-aturan yang ada," ucapnya.

Rencananya, Roy akan hadir menyaksikan pertandingan perdana uji coba anak asuh Aji Santosa kontra Timnas U-23 Malaysia.


12.16 | 0 komentar | Read More

Di Makassar, Geng Motor Merajalela

MAKASSAR -- Kelompok geng motor semakin merajalela di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain melakukan perampokan, penjarahan, penganiayaan, mereka juga tidak segan-segan melakukan pengrusakan.Seperti yang kali ini terjadi di sebuah Perumahan Tirta di Jl Mongisidi Baru, Kecamatan Rappocini, Jumat (28/2/2014) malam. Geng motor ini diduga berjumlah lebih dari dua orang melakukan pengrusakan sebuah mobil Daihatsu Xenia milik Frans Hikmawa (60), seorang karyawan swasta.

Kendaraan tersebut dirusak saat sedang terparkir di halaman perumahan. Sementara pemiliknya lagi terlelap tidur.

"Kejadian sekitar pukul 22.30 wita. Pelaku masuk di kompleks perumahan ini diduga lebih dari dua secara berboncengan, dan kemudian langsung turun menghantam mobil korban dengan menggunakan kayu dan kampak lalu melarikan diri," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasia, Sabtu (1/3/2014).

Perwira satu bunga ini juga mengatakan, akibat pengrusakan ini seluruh kaca mobil korban pecah dan hancur, serta pintu depan sebelah kanan peot. Atas kerusakan itu mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.(*)


12.16 | 0 komentar | Read More

Dino Patti Djalal Kumpulkan 7 Tokoh Reformis

JAKARTA- Dino Patti Djalal, malam ini mengumpulkan tujuh kepala daerah yang dia sebut sebagai tokoh reformis hibrida-reformis horizontal.Tokoh yang beberapa diantaranya sangat terkenal itu, dinilai Dino adalah pemimpin muda inovatif yang masing-masing mempunyai gaya dan jalur politik yang berbeda namun mereka semua membawa angin perubahan yang energik, efektif, dan dinamis.

Tokoh yang diundang sebenarnya delapan, namun yang hadir hanya tujuh orang. Mereka yang hadir adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wali Kota Terpilih Bogor Bima Arya, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat 2010 -2013 Dino Patti Djalal, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi, Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil.

Dino sendiri mengaku mengumpulkan tokoh-tokoh tersebut dengan metodologi dari mulut ke mulut. Tokoh yang bagus, diundang untuk hadir.

"Ini baru mulai dengan tujuh orang ini. Ini kan metodologinya simpel dari mulut ke mulut. Kalau Pak Ahok sudah jelas (dikenal). Kemudian Pak Emil (Ridwan Kamil, red) juga sudah jelas dan yang lain. Bupati Banyuwangi (Azwar Anas, red). Saya banyak dengar dari orang, ternyata benar. Bagus sekali," ujar Dino usai acara di Grand Ballroom XXI Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, No.9, Jakarta Pusat, Sabtu (1/3/2014).

Dino yang juga peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, berharap para kepala daerah ini memiliki ikatan batin, saling mendengar, saling belajar, demi kemajuan bangsa Indonesia.

"Para reformis Indonesia itu kompak akur dan ada kaitan batin, nggak jalan sendiri-sendiri, dan saling mendorong. Dengan proses ini mereka bisa saling mendengar dan belajar satu sama lain. Kalau mereka melakukan itu kan bangsa rakyat yang untung," lanjut Dino.

Dino pun berharap agar acara serupa terus digelar karena masih banyak kepala daerah di Indonesia yang bagus dan memberikan harapan untuk Indonesia yang lebih maju.

"Jadi yang penting ini akan berlanjut terus kita akan undang lagi reformis hibrida atau reformis horizontal lain dan mudah-mudahan akan terus berkembang," katanya.


12.16 | 0 komentar | Read More

Dedi: Willi Tidak Mesum Saat Digerebek

MEDAN - Leginem (29) dan pasangan mesumnya Willi Sutanto (30) hingga kini masih diperiksa penyidik Polsekta Percut Seituan pascadiarak warga.

Sabtu (1/3/2014) siang, sejumlah keluarga pelaku mendatangi Polsekta Percut Seituan guna melihat keadaan keluarganya yang ditangkap warga.Kakak kandung Willi, bernama Dedi menyangkal jika adiknya itu melakukan perbuatan mesum sebagaimana yang dituduhkan oleh warga dan Kepala Dusun. Kata Dedi, saat diamankan keduanya tidak berbuat apa-apa. "Mereka enggak ada ngapa-ngapain bang. Lagi duduk-duduknya mereka waktu digerebek," kata Dedi, Sabtu siang.

Ia mengatakan, saat digerebek beberapa warga sempat menghakimi adiknya. Bahkan akibat kejadian itu, kepala Willi sempat mengalami luka robek, diduga dihantam benda tumpul. "Itu kepalanya robek. Padahal waktu diamankan dia enggak ada ngelawan bang," terang Dedi. Hingga berita ini diturunkan, keluarga pelaku masih memadati Polsekta Percut Seituan.


12.16 | 0 komentar | Read More

Belum Ada Laporan Penipuan Soal Ustaz Guntur Bumi

JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Rikwanto, menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan soal adanya dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan Ustaz Guntur Bumi, yang memiliki nama asli Muhammad Susilo Wibowo tersebut."Belum ada laporan ke Polda soal Ustaz Guntur Bumi," kata Rikwanto kepada Warta Kota, Sabtu (1/3/2014) malam.

Menurutnya, setahunya laporan atas Ustaz Guntut Bumi barulah ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Korban Guntur Bumi laporannya ke MUI, bukan ke Polda," kata Rikwanto.

Walaupun begitu, kata Rikwanto, pihaknya siap menerima jika korban melaporkan dugaan tindak pidana yang telah dilakukan Ustaz Guntur Bumi kepada pihaknya.

Menurutnya, secara profesional polisi akan menyelidiki dan mendalami laporan tersebut, jika memang korban membuat laporan resmi ke polisi.

Sebelumnya Hans Suta Widhya, merasa ditipu oleh Ustaz Guntur Bumi saat membawa neneknya berobat ke praktik pengobatan alternatif yang dibuka Ustaz Guntur Bumi.

Ia mengaku keluarganya ditakuti-takuti sehingga dengan terpakas harus mengeluarkan uang sedikitnya Rp 25 juta kepada Ustaz Guntur Bumi, agar penyakit neneknya sembuh.

Namun setelah barang dan uang senilai sekitar Rp 25 Juta diberikan, penyakit neneknya tak juga kunjung sembuh.

Hans akhirnya melaporkan apa yang dialaminya ke MUI, dan berencana membawa Ustaz Guntur Bumi ke proses hukum dengan melaporkannya ke polisi.(bum)


12.16 | 0 komentar | Read More

RSUD Penajam Siapkan 20 Motor untuk Perawat

Written By Unknown on Sabtu, 01 Maret 2014 | 12.16

PENAJAM, tribunkaltim.co.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan membagikan 20 unit sepeda motor kepada 20 perawat yang bertugas di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU).

Dirut RSUD PPU J Grace,  menyatakan, motor tersebut merupakan pengadaan tahun 2013 lalu melalui APBD."Kami masih menunggu STNK diterbitkan, baru kami serahkan," ujarnya.

Dalam pembagian motor ini nanti lanjutnya, maka akan dilakukan pengundian. Hal ini dilakukan agar tidak ada kecemburuan karena perawat lebih 100 orang.


12.16 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger